Berita

Ilustrasi/Net

Global

Situs Kemenlu Perancis Diretas

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 19:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Peretas berhasil mencuri data dari situs web Kementerian Luar Negeri Perancis pekan ini. Pihak kementerian dalam sebuah pernyataan (Kamis, 13/12), menyebut bahwa data yang dicuri yang dibuat untuk warga yang bepergian ke luar negeri.

"Data pribadi yang terdaftar saat pendaftaran di platform Ariane telah dicuri," begitu keterangan pihak kementerian l;uar negeri Perancis seperti dimuat Channel News Asia.

"Data ini dapat disalahgunakan tetapi dengan efek terbatas karena informasi tidak termasuk materi keuangan yang sensitif atau data yang cenderung mengungkapkan tujuan," sambung keterangan yang sama.


Pihak kementerian memastikan bahwa langkah keamanan lebih lanjut telah diambil.

"Kami segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kejadian semacam ini tidak akan terjadi lagi," tambah keterangan itu.

Situs Ariane sendiri diketahui didirikan pada 2010 untuk memungkinkan warga Perancis menerima pembaruan terkait keamanan saat berada di luar negeri.

Belum jelas siapa kelompok yang melakukan peretasan serta berasal dari mana peretas berasal. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya