Berita

Erdogan/Net

Global

Turki Siapkan Operasi Baru Di Suriah, Potensi Gesekan Dengan AS Meningkat

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 21:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki saat ini tengah bersiap meluncurkan operasi baru terhadap milisi Kurdi yang didukung Amerika Serikat di Suriah bagian utara.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan baha Turki akan meluncrukan operasi terbaru dalam bebertapa hari ke depan. Langkah terbaru ini akan fokus pada wilayah di sebelah timur sungai Eufrat yang berisiko menimbulkan konfrontasi dengan Amerika Serikat.

"Kita akan memulai operasi untuk membersihkan sebelah timur Efrat dari teroris separatis dalam beberapa hari," kata Erdogan pada pidato televisi nasional Turki pada hari Rabu (12/12), mengacu pada wilayah yang diduduki oleh YPG.


Dia tidak menyebutkan daerah mana yang akan ditargetkan, tetapi itu akan menjadi pertama kalinya pasukan Turki pindah ke timur sungai.

Diketahui bahwa dukungan Amerika Serikat untuk pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) telah menekan hubungan dengan Turki, yang menganggap YPG menjadi bagian dari kelompok teroris.

Turki sendiri telah meluncurkan dua serangan terhadap Kurdi di Suriah sejak 2016. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya