Berita

Trump di Gedung Putih/Net

Global

Debat Dengan Demokrat Soal Dinding Perbatasan, Trump Ancam Tutup Pemerintahan

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 14:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menekankan ancaman untuk menutup pemerintahan jika pendanaan untuk dinding perbatasan yang diusulkannya mendapat ganjalan dari Demokrat.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan dengan politisi top Demokrat, Nancy Pelosi dan Chuck Schumer di Gedung Putih pada Selasa (11/12). Trump mengatakan bahwa dia akan bangga untuk menutup pemerintah atas keamanan perbatasan.

Pertemuan Trump dengan politisi top Demokrat itu memanas ketika Pelosi dan Schumer berpendapat bahwa Kongres yang dikuasai Republik dapat meloloskan undang-undang sebelum pendanaan untuk beberapa lembaga ditetapkan akan berakhir pada 21 Desember.


Namun Trump berpendapat bahwa hal itu hanya bisa lolos jika memenuhi permintaannya untuk lebih banyak dana bagi dinding perbatasan yang diusulkan di sepanjang perbatasan selatan Amerika Serikat.

Trump telah meminta untuk memasukkan anggaran 5 miliar dolar AS dalam kesepakatan untuk keamanan perbatasan.

Tetapi Senator Schumer dan anggota Kongres Pelosi mengatakan mereka setuju untuk memperpanjang pendanaan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri pada level saat ini sebesar 1,3 miliar dolar AS hingga 30 September 2019.

"Jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, dengan satu atau lain cara, apakah itu melalui Anda, melalui militer, melalui apa pun yang Anda ingin sebut, saya akan menutup pemerintah," kata Trump.

"Dan saya bangga menutup pemerintah untuk keamanan perbatasan. Saya akan mengambil mantel. Saya akan menjadi orang yang mematikannya," tambahnya seperti dimuaty BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya