Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Libur Akhir Tahun, Daop 4 Semarang Siapkan 12 KA Tambahan

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 16:36 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menyiapkan 12 kereta api tambahan untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru. Arus penumpang pada akhir tahun ini diprediksi meningkat 4 persen dibanding tahun lalu.

"Tahun ini, masa angkutan Nataru ditetapkan selama 18 hari yakni mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019," tegas Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto kepada RMOL Jateng, Senin (10/12).

Volume penumpang selama 18 hari masa angkutan Nataru tersebut diprediksi bisa mencapai 478.077 penumpang atau naik 4 persen dibanding masa angkutan Nataru tahun lalu sebanyak 459.688 penumpang.


Pihaknya memprediksi, puncak lonjakan penumpang di Daop 4 akan terjadi sebanyak dua kali. Pada tanggal 25 Desember 2018  saat natal sebanyak 25.679 penumpang dan 1 Januari 2019 sebanyak 26.312 penumpang.

Selama libur akhir tahun ini, PT KAI Daop 4 Semarang akan mengoperasikan total 82 perjalanan KA penumpang dengan total kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 44.348 setiap harinya.

“Tempat duduk tersebut terdiri dari KA Lokal 9.912 tempat duduk, KA jarak jauh/menengah sebanyak 5.598 tempat duduk, serta KA jarak jauh/menengah yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang (reguler dan tambahan) sebanyak  28.838 tempat duduk," pungkas Suprapto

Suprapto mengungkapkan, masyarakat yang ingin mendapatkan tiket KA tambahan tersebut di atas dapat melakukan pembelian di seluruh channel resmi penjualan tiket kereta api sejak tanggal 16 November 2018 yang lalu.

"Aplikasi ponsel resmi KAI yakni KAI Access, situs kai.id, contact center 121/ (021) 121, loket, maupun channel eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI seperti gerai minimarket, traveloka, tiket.com, tokopedia, agen resmi dan lain-lain," ungkap Suprapto. [yls]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya