Berita

Dolar AS/Net

Global

India-UEA Sepakat Singkirkan Dolar AS Dari Perdagangan BIlateral

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 07:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India dan Uni Emirat Arab (UEA) sepakat membuat hitam di atas putih untuk meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral tanpa melibatkan mata uang ketiga seperti dolar AS.

Menurut keterangan Kedutaan Besar India di Abu Dhabi, kesepakatan ini dilakukan untuk perdagangan senilai dua miliar dirham UEA atau 35 miliar rupee India, yang jika dikonversi ke dalam dolar AS setara dengan 495 juta dolar AS.

"Perjanjian pertukaran mata uang bilateral antara India dan UEA diperkirakan akan mengurangi ketergantungan pada mata uang keras seperti dolar AS," begitu keterangan pihakl kedutaan seperti dimuat Russia Today akhir pekan kemarin (Minggu, 9/12).


Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong mata uang lokal kedua negara dan dapat mengurangi ketergantungan pada mata uang ketiga. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi biaya transmisi yang timbul dari risiko nilai tukar.

Dengan nilai lebih dari 50 miliar dolar AS dalam perdagangan bilateral, India dan UEA adalah mitra dagang terbesar satu sama lain. Investasi langsung luar negeri India ke UEA adalah 6,6 miliar dolar ASpada tahun 2017, sementara investasi UEA di India mencapai 5,8 miliar dolar AS.

UEA sendiri adalah pengekspor minyak terbesar keenam bagi India, dengan perdagangan non-minyak di antara mereka yang menyumbang 34 miliar dolar AS. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya