Berita

FDA/Net

Global

Berpotensi Picu Kanker, Dua Obat Tekanan Darah Tinggi Ditarik

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 08:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan farmasi asal Israel, Teva Pharmaceuticals menarik kembali secara sukarela dua obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Pasalnya, obat-obat tersebut dikhawatirkan memunculkan resiko kanker.

Dalam sebuah pernyataan dari Teva yang dipublikasikan oleh Food and Drug Administration (FDA), penarikan kembali mempengaruhi semua banyak tablet kombinasi yang menampilkan obat amlodipine dan valsartan serta obat kombo lain yang menampilkan amlodipine, valsartan, dan hydrochlorothiazide.


FDA menyebut, obat-obatan itu dikhawatirkan bisa mengandung pengotor yang disebut N-nitroso-diethylamine (NDEA), yang telah diklasifikasikan sebagai kemungkinan karsinogen manusia.

USA Today
mengabarkan, pasien yang menggunakan salah satu obat harus menghubungi dokter atau apoteker untuk mendapatkan saran atau perawatan alternatif. Pasalnya, menghentikan konsumsi obat segera tanpa alternatif yang sebanding bisa menimbulkan risiko yang lebih besar terhadap kesehatan pasien. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya