Berita

Gerakan Rompi Kuning di Perancis/Net

Global

Gerakan Rompi Kuning Dimanfaatkan Provokator Untuk Lengserkan Presiden

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 20:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gerakan Rompi Kuning di Perancis dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk mencapai tujuan mereka sendiri, salah satunya adalah menggulingkan kepemimpinan saat ini.

Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh jurubicara pemerintah Perancis Benjamin Griveaux.

Peringatan itu dikeluarkan saat Perancis kembali bersiaga untuk menghadapi protes yang mengusung nama Rompi Kuning akhir pekan ini. Merujuk pada kekerasan dari demonstrasi sebelumnya, dia memperingatkan tentang adanya provokator.


"Elemen-elemen radikal mencoba memanfaatkan gerakan itu. Mereka ingin menggulingkan penguasa," katanya kepada surat kabar Le Parisien, Kamis (6/12), seperti dimuat ulang Russia Today.

Pernyataannya itu dibuat bukan tanpa alasan. Pasalnya, gelombang protes yang terjadi sejak empat pekan terakhir itu mulanya memprotes kebijakan pemerintah atas rencana kenaikan pajak bahan bakar. Namun kemudian berkembang menjadi protes atas sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Emmanuel Macron dan berujung pada tuntutan agar Macron turun.

Bahkan unjuk rasa akhir pekan kemarin berujung ricuh di pusat kota Paris di mana sejumlah mobil dan bangunan dibakar. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya