Berita

Foto: Reuters

Global

Trump, Obama Dan Clinton Kompak Hadiri Upacara Pemakaman George H.W. Bush

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Suasana haru dan emosional mewarnai upacara resmi pemakaman mantan presiden Amerika Serikat George H.W. Bush yang digelar di Katedral Nasional di Washington Amerika Serikat pada Rabu (5/12).

Putranya, yang juga merupakan mantan presiden Amerika Serikat, George W. Bush memberikan eulogi atau kesan terakhir terhadap mendiang sang ayah.

Dia menggambarkan Bush Sr. sebagai sosok lelaki bangsawan dan merupakan ayah terbaik.


Bush Jr. dalam pidatonya mengatakan bahwa ayahnya telah mengajarinya mengenai pentingnya melakukan pelayanan publik.

"Dia menerima kegagalan dan itu  adalah bagian dari menjalani kehidupan yang utuh, tetapi mengajarkan kita untuk tidak pernah didefinisikan oleh kegagalan. Dia menunjukkan kepada kita bagaimana kemunduran dapat menguat," tambahnya seperti dimuat BBC.

Suaranya putus dengan emosi di akhir pidato, sebelum akhirnya melanjutkan pidatonya.

"Melalui air mata kami, marilah kita tahu berkat-berkat mengetahui dan mencintai Anda. Seorang pria yang hebat dan mulia, ayah terbaik yang bisa dimiliki seorang putra atau putri," sambungnya,

Upacara pemakaman tersebut turut dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta mantan presiden Amerika Serikat yang masih hidup, yakni Barack Obama dan Bill Clinton dan Jimmy Carter.

Selain itu, upacara pemakaman juga dihadiri oleh Pangeran Wales, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Raja Yordania Abdullah II.

Hari Rabu kemarin resmi dinyatakan sebagai hari berkabung nasional untuk mengenang jasa Bush Sr.

Setelah upacara pemakaman, peti jenazah yang terbungkus Amerika Serikat yang berisi jenazah Bush kemudian dibwa oleh petugas kehormatan militer dan kemudian diterbangkan ke Houston Texas, kampung halamannya.

Bush Sr. akan dimakamkan di Houston, di sebelah istriya, Barbara yang meninggal April lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya