Berita

Israel/Net

Global

Israel Luncurkan Operasi Militer Untuk Netralisir Terowongan Hizbullah

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 07:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Israel meluncurkan operasi militer untuk mengekspos dan menetralisir terowongan antara Libanon dan Israel awal pekan ini.

Terowongan-terowongan tersebut diduga digali oleh kelompok bersenjata Hizbullah.

Operasi itu diumumkan oleh militer Israel di Twitter pada hari Selasa (4/12).


Jurubicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa operasi hanya akan berlangsung di sisi perbatasan Israel dan tidaka akan meluas ke sisi Lebanon.

"Kami melihat aktivitas Hizbullah sebagai pelanggaran mencolok dan terang-terangan terhadap otoritas Israel," jelasnya.

Dalam sebuah tweet, juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan pemerintah Libanon bertanggung jawab atas penumpukan terowongan. Hal itu membahayakan warga negara Lebanon.

Juga pada hari Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya akan terus mengambil tindakan untuk memastikan keamanan Israel.

"Siapa pun yang mencoba menyerang Negara Israel akan membayar harga yang mahal," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya