Berita

Ilustrasi/Net

Global

Jumlah Waniita Di Kursi Parlemen Bahrain Meningkat

SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah wanita yang terpilih dalam pemilu legislatif di Bahrain mengalami peningkatan signifikan akhir pekan kemarin.

Pada pemilihan putaran kedua dan terakhir pemilu pada Minggu (2/12) kemarin, total ada enam wanita yang terpilih untuk duduk di kursi parlemen Bahrain.

Sementara itu, total kursi perwakilan di parlemen Bahrain adalah 40 kursi.


"Pemilihan 2018 bersejarah bagi Bahrain," kata Mohammed al-Sayed, juru bicara Warga untuk organisasi Bahrain.

"Kami pasti akan memiliki lebih banyak perempuan di parlemen, dan ini adalah sumber kebanggaan bagi semua orang Bahrain karena kami percaya pada kesetaraan dan peran penting yang dimainkan oleh perempuan Bahrain dalam masyarakat dan politik," lanjutnya seperti dimuat Al Jazeera.

Jumlah perwakilan wanita di parlemen Bahrain menjadi pencapaian tersendiri. Pasalnya, dalam pemilihan pertama tahun 2002 lalu, Bahrain tidak melihat perempuan terpilih di parlemen, meskipun ada 31 kandidat perempuan.

Pemilihan berikutnya pada tahun 2006, Bahrain hanya melihat seorang perempuan terpilih, yakni Lateefa al-Gaood, yang mempertahankan kursi pada tahun 2010 dan tetap menjadi legislator wanita tunggal pada tahun tersebut.

Kemudian pada pemilu 2014, tiga wanita terpilih menjadi anggota parlemen.

Bahrain tidak memiliki sistem kuota untuk perwakilan perempuan di parlemen, dengan banyak orang Bahrain yang melihat skema seperti itu berjalan melawan konstitusi negara, yang menyatakan persamaan hak untuk semua warganya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya