Berita

Noer Fajrieansyah/RMOLJabar

Nusantara

Jadi Calon Ketua Umum, Fajrieansyah Usung Gagasan ‘KNPI Satu Nafas’

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 23:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Calon Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021 Noer Fajrieansyah mengusung gagasan ‘KNPI Satu Nafas’. Seluruh pemuda Indonesia harus 'Satu Nafas' dalam membangun bangsa, ditengah pesatnya persaingan antar negara.

"KNPI Satu Nafas" menjadi istilah, bahwa pemuda seluruh Indonesia, satu kesatuan: tekad, visi-misi, detak nadi perjuangan, cita-cita membangun bangsa dan negara Indonesia,” ujar Noer Fajrieansyah, usai mendaftar menjadi calon Ketua Umum KNPI di Kantor DPP KNPI, Jakarta, Sabtu (1/12) malam.

Menurut mantan Ketua Umum PB HMI itu, dengan 'nafas yang satu' menjadi kekuatan pemersatu dan mengikat komitmen kebangsaan pemuda dalam menghadapi situasi sosial-politik yang semakin hangat saat ini.


Seperti dilansir RMOLJabar, Fajrie menjelaskan, 'KNPI Satu Nafas' tidak hanya slogan tetapi sekaligus filosofi dan nafas perjuangan pemuda Indonesia.

“Apalagi nanti dalam revolusi industri 4.0, pemuda harus berperan aktif memaksimalkan potensi aksesibilitas economy digital, seperti finance, fintech, untuk memajukan ekonomi Indonesia di setiap lini.

Kata Fajrie, "Filosofi 'Satu Nafas' juga memberi jalan kepada KNPI dan pemuda Indonesia untuk mulai berperan aktif dalam Revisi UU Kepemudaan No.40 Tahun 2009.

“Sehingga dapat memberdayakan dunia kepemudaan lebih holistik dan bisa menjamin dinamisasi dalam dunia kepemudaan," tegasnya.

Lebih jauh Fajrie menjelaskan, dengan kesatuan nafas dari seluruh pemuda Indonesia, maka akan memberi rasa optimisme kepada rakyat, bahwa Indonesia akan semakin maju dan berkembang menjadi bangsa yang berdaya saing.

"Dengan 'KNPI Satu Nafas' sekaligus menjadi pengikat jiwa perjuangan dan komitmen pemuda Indonesia untuk berperan aktif dalam setiap dinamika sosial politik bangsa, menjaga serta memastikan bangsa ini akan berlabuh pada kejayaan dan kesejahteraan," ujarnya. [yls]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya