Berita

Irjen Gatot Eddy Pramono/Net

Politik

Dua Syarat Indonesia Bisa Jadi Negara Maju Di 2030

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 23:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Indonesia bukan bangsa yang dipandang sebelah mata oleh dunia luar. Sebab, sebagai negara yang memiliki wilayah dan jumlah penduduk yang besar Indonesia digadang-gadang bakal menjadi negara maju dan sejahtera.

Begitu tegas Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Nusantara Mabes Polri Irjen Gatot Eddy Pramono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/11).

“Potensi itu sangat terbuka. Ini bukan klaim saya, tapi dari berbagai hasil studi dan pandangan banyak pakar internasional, Indonesia akan jadi negara maju,” kata Gatot.


Dari hasil kajian itu, sambung Gatot, di tahun 2030 Indonesia diprediksi menjadi negara maju dan masuk lima besar negara yang paling berpengaruh. Bahkan banyak prediksi menyebut Indonesia jadi salah satu penentu perekonomian dunia.

Untuk mencapai hal tersebut, jenderal bintang dua yang juga menjabat sebagai Asisten Perencana dan Anggaran (Asrena) ini mengingatkan bahwa ada dua syarat yang harus dipenuhi. Pertama adalah stabilitas politik dan keamanan.

“Ini sangat penting. Karena tanpa ada stabilitas politik dan keamanan, investor juga tidak akan masuk berinvestasi. Kegiatan perekonomian dan pembangunan tersendat,” urainya.

Kemudian syarat yang kedua adalah pertumbuhan ekonomi diwajibkan di atas lima persen. Syarat yang kedua ini otomatis tercapai jika syarat pertama terjaga.

“Dua hal di atas harus ada. Hal lain, tentu mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan serta membawa Indonesia yang maju dan berpengaruh tanpa adanya sinergi dan kebersamaan semua elemen masyarakat yang beragam ini,” pungkasnya. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya