Berita

Nasir Abbas/RMOL

Hukum

Sudah Benar HTI Dibubarkan Sebelum Pegang Senjata

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 18:35 WIB | LAPORAN:

. Berbohong jika Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengatakan ingin mendirikan negara Islam tanpa menggunakan senjata alias berperang.

Demikian disampaikan pemerhati radikalisme sekaligus mantan tokoh Jamaah Islamiah, Nasir Abbas dalam diskusi bertajuk "Muslim Milenial: Menguatnya Radikalisme dan Tantangan Wawasan Kebangsaan" di Diradja Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (30/11).

Nasir Abbas menegaskan, HTI sudah berbohong dengan mengatakan ingin Islam dengan khilafah tanpa berperang.


"HTI berbohong kepada masyarakat, publik. Mereka mau menegakkan negara tanpa menggunakan senjata," ujarnya.

"Tidak pernah dalam sejarah Islam ingin mendirikan negara tanpa senjata. Lihat sejarah dari zaman khilafah sampai jatuhnya Khilafah Usmaniyah itu semuanya pakai senjata," lanjut Nasir Abbas.

Beberapa waktu lalu, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham mencabut status badan hukum ormas HTI. Hal itu berdasarkan Perppu Ormas. Nasir Abbas menyambut baik keputusan tersebut.

"Baguslah pemeritah sudah membubarkan mereka. Sebelum sampai pada tahap memegang senjata, maka sebaiknya memang mereka dibubarkan, daripada mereka jadi api dalam sekam," pungkasnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya