Berita

Kereta dari Korsel yang dikirim ke Korut/The Guardian

Global

Diplomasi Kereta Api, Korsel Kirim Kereta Dan Insinyur Ke Korut

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 12:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan untuk pertama kalinya mengirim kereta api melintasi salah satu perbatasan paling berbahaya di dunia ke Korea Utara untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir. Pengiriman ini dilakukan pada Kamis (29/11).

Menurut keterangan Kementerian Unifiksai Korea Selatan, kereta dengan enam gerbong itu membawa puluhan pejabat dan insinyur Korea Selatan yang akan memeriksa jalur sepanjang 1.200 km selama 18 hari.

Ini merupakan bagian dari misi untuk memodernisasi jaringan kerea api di Korea Utara yang diharapkan akan dapat menghubungkannya dengan Selatan. Hal ini merupakan bagian dari upaya perbaikan hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan.


Dikabarkan The Guardian, enam gerbong kereta yang dikirim itu berisi tempat tinggal, ruang kantor dan penyimpanan untuk bahan bakar dan generator.

Kereta itu akan melakukan perjalanan dari perbatasan sepanjang Korea Utara ke perbatasannya dengan China, sepanjang dua jalur yang berjalan di dekat pantai barat dan timur.

Pemeriksaan jalur itu membutuhkan izin khusus dari PBB, mengingat Korea Utara masih berada di bawah sanksi ekonomi PBB atas program senjata nuklirnya.

Pejabat Korea Selatan akan menggunakan studi ini untuk menyusun rencana untuk memodernisasi garis rel korea Utara yang sudah menua. Sebagian besar rel du Korea Utara dibuat pada awal abad ke-20. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya