Berita

Mobil Dufi/Net

Hukum

Keberadaan Komplotan Penadah Mobil Dufi Telah Dideteksi Polisi

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Tim gabungan Polres Bogor, Polda Metro Jaya dan Jawa Barat telah mendeteksi keberadaan dua pelaku penadah mobil milik Abdullah Fithri Setyawan alias Dufi yang menjadi korban pembunuhan beberapa waktu lalu.

Dua pelaku tersebut yakni Z alias Zaenal dan W alias Wandi.

"Sudah di deteksi di daerah Sumatra, sekarang sedang dikejar terus. Semoga bisa tertangkap," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/11).


Zaenal merupakan orang yang membawa mobil Dufi untuk kemudian dijual oleh Wandi. Namun, saat Zaenal akan melakukan transaksi ia baru mengetahui para pelaku pembunuhan yakni Nurhadi, istrinya Sari Murniasih dan Yudi alias Dasep telah ditangkap, sehinga mobil Dufi ditinggalkan di Desa Candi Mas, Abung Selatan, Lampung Utara.  

Dufi merupakan korban pembunuhan sadis oleh sepasang suami istri bernama M. Nurhadi dan Sari di kontrakannya di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Jasad Dufi kemudian dimasukkan ke dalam drum plastik warna biru dan dibuang di pinggir jalan ke kawasan Industri Kembangkuning, Klapanunggal, Bogor.

Dedi menjelaskan, saat ini mobil tersebut telah dibawa ke Polres Bogor untuk diperiksa dan didalami. Pasalnya, dibeberapa bagian mobil ditemukan adanya bercak darah.

"Sedang di cek laboratorium forensik. Apakah bercak itu identik dengan darah yang ditemukan di TKP pembunuhan," demikian Dedi. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya