Berita

Mahmud Lubis (tengah) dan Ardiansyah Lubis (kiri)/RMOL

Hukum

Pengacara Khawatir Jubir KY Farid Wajdi Dijerat Seperti Prita Mulyasari

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 15:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Laporan 64 hakim terhadap Jurubicara sekaligus komisioner Komisi Yudisial, Farid Wadji tidak bisa ditarik ke ranah privasi. Itu masuknya sengketa pers.

Kuasa hukum Farid, Irsyad Mahmud Lubis khawatir polisi mengarahkan ke dugaan pelanggaran pasal 310 dan 311 KUHP seperti kasus yang menjerat Prita Mulyasari dengan tuduhan pencemaran nama baik RS Omni Internasional.

"Itu harus kami lawan dan kami tidak sepakat dengan itu dan kami mengajak mendukung semua pihak untuk mendukung perlawanan ini," kata dia saat mendampingi Farid diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (28/11).


Dalam laporan ke Polda Metro Jaya, para hakim di lingkungan Mahkamah Agung mempersoalkan pernyataan Farid yang dimuat media cetak Harian Kompas edisi 12 September 2018 berjudul  'Hakim di Daerah Keluhkan Iuran'.
Mahmud menegaskan, Farid hanya menjalankan tugas dan fungsi pokoknya sebagai komisioner KY yaitu mengawasi dan menjaga kehormatan perilaku hakim.

"Karena ini adalah jelas merupakan tugas menjalankan fungsi dengan UU yang diamanahkan kepada yang bersangkutan," ujarnya.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya