Berita

Politik

Jangan Bungkam Generasi Muda, Contoh Cara Soeharto “Mendidik” Mereka

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 | 08:36 WIB | OLEH: M. HATTA TALIWANG

MENDIDIK kader bangsa bukan dengan membungkam mereka dengan uang, dengan fasilitas, dengan benda atau materi, dengan sogokan macam macam.

Bukan juga dengan jebakan seperti wanita, narkoba, proyek, kriminalisasi dan lain sebagainya.

Karena kalau demikian pada akhirnya generasi muda bangsa akan tumbuh menjadi apatis, tak peduli pada masalah rakyat, tak sensitif atas kejahatan pejabat, tak mau tahu dengan pengkhianatan penguasa, tidak akan berjuang atas penguasaan bangsanya oleh asing dan seterusnya.


Apakah generasi muda demikian yang mau diproduksi oleh para generasi senior yang sedang berkuasa?

Rezim Soeharto dulu memang keras. Tapi, ibarat menangkap ikan, ia hanya dengan menjaring. Tidak dgn mengebom atau meracuni (dengan potasium).

Bibit bangsa yang kritis sekarang, sepertti Hariman Siregar, Rizal Ramli, Syahganda Nainggolan, dan lain-lain adalah “hasil tempaan atau didikan” rezim Soeharto.

Sekarang situasinya sangat memprihatinkan. Segitu banyak masalah bangsa yang muncul ke permukaan, mahasiswa bungkam, sunyi senyap. Mau jadi apa bangsa ini, generasi mudanya?

Didiklah generasi muda. Beri ruang untuk mereka kritis. Janganlah dibungkam dengan berbagai cara sehingga bibit kepemimpinan bangsa ini punah. [***]

Penulis adalah mantan anggota DPR RI dan peminat catur.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya