Berita

Kemah Kebangsaan Pemuda/Net

Hukum

FPII Dukung Polisi Usut Dugaan Penyimpangan Dana Kemah Kebangsaan Pemuda

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 12:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Semua warga negara sama kedudukannya di depan hukum termasuk aktivis dari organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan.

Demikian disampaikan Koordinator Pusat Front Pemuda Islam Indonesia (FPII) L. Agus menanggapi penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait dugaan penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia 2017 yang dilaksanakan Kemenpora.

Menurut Agus, memang sering kali kegiatan seperti ini berdasarkan pengalaman saja. Ini agak rawan karena proses pengawasan dan manajemennya lemah.


"Harusnya memang sebagai pemuda pendobrak perubahan memberi contoh gerakan melawan korupsi dimulai dari institusi candradimuka pemuda, sehingga ketika suatu saat diberi amanah melanjutkan estafet kepememimpinan negeri ini, gerakan anti korupsi sudah menjadi budaya," sebut Agus dalam keterangannya, Selasa (2/11).

FPII mendukung proses penegakan hukum kepada para aktivis pemuda sehingga menjadi pelajaran berharga bagi kelompok lain.

"Jangan main-main dengan anggaran negara di tengah kondisi rakyat yang sedang prihatin karena ekonomi yang sedang lemah imbas perekonomian global yang lesu dan perang dagang dunia," pungkas Agus.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan membenarkan ada laporan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia 2017 yang dilaksanakan Kemenpora.

Polisi sudah berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan barang bukti kasus tersebut. Polisi juga telah meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak dari Kemenpora dan dua dari organisasi kepemudaan. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya