Berita

Foto: Repro

Nusantara

Pabrik Gula Banjaratma Dibongkar Jadi Rest Area, Pemerintah Tidak Sensitif Heritage

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 14:26 WIB

Berdiri tahun 1908, Pabrik Gula Banjaratma di Brebes, Jawa Tengah, bangkrut dan ditutup tahun 1997. Setelah lama tak tersentuh, belakangan pabrik yang dulu adalah anak perusahaan Belanda, N.V. Cultuurmaatschappij, akan diubah menjadi kawasan Rest Area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 260B Tol Trans-Jawa.

Koordinator Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya), Jhohannes Marbun, menyayangkan alih fungsi gedung dan lahan PG Banjaratma itu.

“Berita tentang bangunan Pabrik Gula Banjaratma di Kabupaten Brebes itu sangat tidak sensitif heritage, dengan mengatakan menyelesaikan perbaikan, padahal sesungguhnya mereka itu sedang melakukan perusakan,” ujar pria yang biasa disapa Joe.


Menurutnya, pemerintah perlu mencari upaya yang lebih serius untuk merawat dan memanfaatkan bangunan dan lahan pabrik itu di tengah krisis gula.

“(Pemerintah) malah impor gula. Sementara pabrik gula yang ada dan sudah menjadi peninggalan sejak lama malah bangkrut lalu dijadikan rest area. Ini tidak dapat diterima akal sehat," katanya lagi dalam keterangan yang diterima redaksi.

Riwayat PG Banjaratma

PG Banjaratma disebutkan sebagai satu dari tiga pabrik gula di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah yang bangkrut. Dua lainnya adalah PG Comal Baru di Kabupaten Pemalang dan PG Kersana yang juga berada di Brebes.

Ketiga pabrik gula tersebut bangkrut karena menanggung biaya operasional yang tidak sebanding dengan nilai keuntungan.

Setelah ditutup, bangunan dan lahan tidak terawat dengan baik dan bahkan terlantar. Mesin dan peralatan pabrik juga sudah berpindah tangan ke pihak ketiga.

Informasi yang diperoleh mengatakan, bangunan dan lahan PG Banjaratma seluas 25 hektar sedang menunggu proses lelang.

PG Banjartma dimiliki perusahaan Belanda di Amsterdam, N.V. Cultuurmaatschappij Bandjaratma, pada tahun 1908. Dalam Inventaris van de archieven van de Cultuur-, Handel-en Industriebank Koloniale Bank; Cultuurbank NV, (1847) 1881-1969, pabrik itu dikuasai Belanda sampai tahun 1958.

Pada peta Kolonial Belanda yang terbit tahun 1918, PG Banjaratma disebut dengan nama Proefstations Banjaratma. Di tempat ini dilakukan penelitian ilmiah terhadap budidaya dan proses produksi gula sehingga memperoleh produksi yang optimal.

Konsep Proefstations pertama kali diaplikasikan tahun 1848 oleh Gerrit Jan Mulder di pabrik Gula di Bogor.

Menurut Gerrit Jan Mulder yang ketika itu adalah penasehat pemerintah, untuk mendongkrak produksi gula, produsen gula harus menerapkan teknologi yang paling optimal, bukan teknologi paling modern.

Teknologi paling optimal yang dimaksudnya adalah teknologi yang disesuaikan dengan situasi di Jawa yang memanfaatkan suplai air yang banyak.

Adapun teknologi modern dinilai kurang tepat karena memerlukan bahan bakar kayu dan batu bara yang mahal sehingga tidak dapat menutupi biaya produksi.

Inovasi ini yang menjelaskan mengapa sejak 1885 produksi gula di Jawa sangat baik. [rus]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya