Berita

Foto/Net

Bisnis

Pengusaha Lebih Pilih Produksi Beras Premium

Stok Medium Menipis
SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 08:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah perlu mempertimbangkan untuk mengevaluasi penggolongan jenis beras. Karena, penggolongan itu disinyalir menjadi penyebab rakyat kecil kesulitan mendapatkan beras murah (medium).

Pemerintah membagi be­ras ke dalam dua golongan. Yakni, jenis premium dan medium. Jenis premium yakni beras dengan kualitas lebih baik dari medium. Ciri beras premium antara lain lebih sedikit memiliki patahan. Berwarna lebih cerah, dan memiliki kandungan air lebih sedikit. Oleh karena itu, harga beras premium lebih mahal dari­pada medium.

Ketua Kontak Tani Ne­layan Indonesia (KTNA) Winarno Tohir menilai, harga beras medium mengalami kenaikan disebabkan pengusaha/petani penggilingan lebih tertarik memproduksi beras pre­mium.


"Tidak ada masalah den­gan stok beras di petani. Beras medium langka karena fakta di lapangan, penggilingan lebih memilih menjadi penyuplai beras premium daripada medium karena keuntungannya lebih besar," ungkap Winarno kepada Rakyat Merdeka, pada akhir pekan.

Pola pikir pebisnis beras, lanjut Winarno, berubah sejak ada penggolongan beras. Padahal, sebelum ada penggolongan, tidak ada yang seperti itu. Menurut­nya, keberadaan stok beras medium hanya mengan­dalkan bekas sortiran dari beras premium.

Namun demikian, Winarno berpandangan kelangkaan beras medium bisa dicegah dengan cara pemerintah melaku­kan penyesuaian harga beras medium dengan mempertimbangkan inflasi tahunan. Karena, saat ini harga beras belum berubah sejak 2015.

Sementara itu, Direk­tur Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahya Widayanti menilai, pasokan beras medium menurun bukan disebabkan peng­gilingan tidak mau mem­produksi beras medium. Tetapi, karena hasil panen tahun ini jauh lebih bagus.

"Sepanjang tahun ini, hasil panen cukup ba­gus. Kualitas beras petani memang premium," kata Tjahja.

Tjahya memastikan ke­langkaan beras medium bu­kan karena penggolongan beras. Menurutnya, persepsi terhadap kualitas beras jenis premium dan medium sudah ada di masyarakat sejak lama. Pemerintah melakukan penerapan harga eceran tertinggi (HET) ter­hadap dua jenis beras ber­tujuan untuk menjamin masyarakat mendapatkan mutu barang sesuai dengan nilai keekonomiannya.

Untuk mengatasi ke­langkaan saat ini, lanjut Tjahja, Pemerintah mela­lui Kemendag juga telah menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan beras medium dengan meng­gunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) baik melalui mitranya, distribu­tor besar, dan secara lang­sung ke pasar eceran pada daerah yang mengalami kenaikan harga.

Seperti diketahui, harga beras jenis medium menga­lami kenaikan belakangan ini. Harganya sudah diatas HET pemerintah Rp 9.450 per kilo gram (Kg). Pemerintah mensinyalir beras medium langka karena ada pihak melakukan praktik curang. Yakni, mengubah beras medium menjadi pre­mium.

Direktur Utama PT Food Station Arief Prasetyo Adi mengatakan, menipisnya stok beras medium di pasar Cipinang telah terjadi sejak satu bulan lalu. Saat ini stok beras di Pasar Indiuk Beras Cipinang, 80 persen beras jenis premium. Hal ini pun menyebabkan kenaikan harga beras jenis medium dari sebelumnya Rp 8.700 per kilogram (kg) menjadi Rp 9.150 per kg. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya