Berita

Agus Pambagio/RMOL

Politik

Kekosongan Dirjen Perhubungan Udara Punya Dampak Pada Jatuhnya Lion Air

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 11:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) yang belum ada penggantinya sejak 1 Agustus 2018 lalu sedikitnya berpengaruh atas kejadian jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP pada Senin (29/10) lalu.

Hal itu diutarakan oleh pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio dalam diskusi "Potret Dunia Penerbangan Indonesia" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).

"Karena Dirjen Perhubungan Udara hanya pelaksana tugas dari 1 Agustus 2018, ini bukti belum ada keseriusan dari pemerintah. Hal-hal semacam ini ada pengaruhnya akibat kekosongan di dalam pelaksanaan undang-undang," kata Agus.


Sambung dia, Plt Dirjen Hubud, Pramintohadi Sukarno yang juga merangkap sebagai sekretaris di Ditjen Hubla dianggap sulit menjalankan tugas ini berbarengan sekaligus.

"Karena dia men-dobel suatu pekerjaan dan itu bukan suatu yang mudah. Karena saat ini juga sekretaris," imbuhnya.

Seharusnya, menurut dia seorang Dirjen Hubud selaku kepanjangan Menhub di bidang transportasi udara intens melakukan pengawasan ke bawah untuk tujuan terciptanya keselamatan penumpang.

"Dia harus mengevaluasi per minggu dengan Airnav termasuk operator. Jadi kalau atasnya tidak aktif bawahnya senang dan bilang libur telah tiba, itulah masalahnya yang terjadi di Indonesia," pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya