Berita

Imam Suroso/Net

Politik

Jangan Kecolongan Lagi, 13 PMI Masih Terancam Vonis Mati Di Saudi

KAMIS, 01 NOVEMBER 2018 | 03:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah diminta untuk tidak lagi kecolongan dalam kasus eksekusi mati pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Pemerintah harus mulai serius memperjuangkan nasib para PMI. Apalagi masih  ada 13 PMI yang divonis mati di Arab Saudi.

Begitu kata anggota Komisi IX DPR Imam Suroso saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10).  


“Saya selaku Komisi IX siap menganggarkan untuk melobi agar clear. Saya minta pemerintah mengadakan advokasi yang kurang lebih masih ada 13 orang lagi yang terancam hukuman mati,” ujar politisi PDIP itu.

Imam berharap pemerintah, khususnya BNP2TKI dan Kemenlu melakukan advokasi dengan baik terhadap jaminan hidup 13 orang bangsa Indonesia tersebut.

“Apalagi di Arab Saudi itu ada yang hukumnya damai antara tersangka dan korban atau kesepakatan misalnya ganti uang atau apa itu bisa dilakukan,” bebernya.

Terpenting, sambung Imam, pemerintah harus memikirkan cara agar semuanya lolos dari jerat hukuman mati. Sebab ini menyangkut kehormatan Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat.

“Karena nyawa ini harus kita kejar demi harga diri bangsa Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah kecolongan saat PMI asal Majalengka, Jawa Barat, Tuty Tursilawati dieksekusi mati di Arab Saudi pada Senin (29/10) lalu. Tuty dieksekusi tanpa ada notifikasi dari pemerintah Arab Saudi ke pemerintah Indonesia. [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya