Berita

Fahri Hamzah//RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Jangan Karena Tidak Suka, Lalu Sumpal Mulut Orang

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 14:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Pemerintahan Presiden, Joko Widodo dianggap antikritik sehingga jika ada pihak-pihak yang lantang bersuara langsung dibungkam.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/10).

"Orang diskusi dalam ruangan itu biasa. Apa sih yang ditakutkan? Kan omongan-omongan saja, enggak bikin berdarah. Terbiasalah kita denger kritik. Pejabat dimaki harusnya siap, masak rakyat sudah bayar, dimaki saja (pejabat) enggak sanggup," ujar Fahri terkait pelarangan diskusi di gedung MPR.


Sebelumnya, Forum Masyarakat Peduli Penegakan Hukum dan Keadilan (FMPPHK) yang dikoordinatori oleh Marwan Batubara tidak diizinkan menggunakan ruang GBHN di Gedung Nusantara V oleh Setjen MPR.

Disuasi FMPPHK dengan tema "Menuntut Penegakan Hukum atas Dugaan Korupsi Pejabat-pejabat Tinggi Negara" akhirnya dipindah ke selasar depan ruang GBHN.

Fahri tidak mengetahui mekanisme perizinan Marwan Batubara dkk, yang pasti dia menilai seharusnya sebagai gedung rakyat, masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasi diizinkan.

"Saya tidak tahu ini minjam ke Sekretariat MPR atau ke siapa. Pak Amien Rais itu bekas ketua MPR, suka atau tidak harusnya enggak ada kucing-kucingan kayak gini," selorohnya.

Maka dari itu, politisi asal NTB meminta agar pemerintah tidak perlu risau dengan kritikan. Karena menurutnya adanya kritikan itu bisa membangun pemerintahan yang lebih baik.

"Jangan lah pemerintah karena enggak suka menjawab lalu mulut orang disumpal, jangan. Biarin saja orang ngomong. Terbuka saja acara begini. Itu yang saya aneh, apa masalahnya," pungkas Fahri. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya