Berita

Foto/RMOL

Hukum

Remaja Masjid Desak Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid Minta Maaf

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Berbagai organisasi pemuda dan remaja masjid mengecam keras aksi pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid. Pembakaran bendera itu diduga dilakukan oleh tiga anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama (NU) Garut, Jawa Barat saat perayaan Hari Santri Nasional beberapa waktu lalu.

Aktivis Pemuda Masjid Al-Azhar, Muhammad Akbar Satrio menyatakan pihaknya melihat aksi ini dapat mengusik kedamaian di negeri ini. Sebab, di dunia maya saja, beragam tafsir soal kejadian tersebut malah membuat suasana semakin panas.

"Kami mengecam tindakan berlebihan oleh oknum yang membakar bendera serta ikat kepala bertuliskan kalimat tauhid di Limbangan, Garut, Jawa Barat," tegasnya dalam konferensi pers di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/10).


Ditekankannya, aksi tersebut justru memicu dinamika negatif yang akan merugikan umat Islam sendiri. Untuk meminimalisir hal itu, pihaknya meminta para pelaku meminta maaf atas kekhilafan yang mereka lakukan.

"Oknum serta organisasi yang melakukan pembakaran bendera tersebut perlu dengan segera meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam atas kejadian tersebut," desaknya.

Hadir dalam konferensi pers tersebut beberapa pengurus organisasi pemuda dan remaja masjid. [lov]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya