Berita

Jokowi/Net

Politik

Selama Dipimpin Jokowi, Utang Naik Tapi Pertumbuhan Ekonomi Rendah

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 07:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Capaian ekonomi selama empat tahun Joko Widodo memimpin negeri ini meleset dari janji kampanye yang pernah didengungkan.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai bahwa sejak 2014 lalu, pemerintah tidak pernah menembus target yang ditetapkannya sendiri, mulai dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun target APBN.   

“Capaian pemerintah selalu berada di bawah target,” ujar Fadli dalam akun Twitter @fadlizon, Rabu (23/10).


Dia kemudian mencontohkan realisasi pertumbuhan ekonomi di tahun 2015. Saat itu, Jokowi memasang target pertumbuhan ekonomi dalam RPJMN adalah sebesar 5,8 persen, dan target APBN 5,7 persen.

Namun realisasi dari target itu hanya 4,8 persen. Sementara di tahun 2016, target RPJMN sebesar 6,6 persen dan APBN sebesar 5,1 persen, tetapi capaian hanya 5,02 persen.

“Begitu juga pada 2017, target RPJMN-nya 7,1 persen, target APBN 5,2 persen, namun capaian hanya 5,07 persen. Hal yang sama saya kira juga akan terjadi pada 2018 ini, di mana target RPJMN mencapai 7,5 persen, target APBN 5,4 persen, namun realisasi hingga bulan September kemarin baru 5,1 persen,” sambungnya.

Realisasi itu terbilang menyedihkan. Sebab, berada di bawah janji kampanye Jokowi yang secara yakin menyebut ekonomi akan meroket hingga 7 persen.

“Jika kita membaca kembali RPJMN 2015-2019 yang disusun pemerintah, yang menargetkan pertumbuhan 8 persen pada tahun 2019 nanti, maka berkaca pada situasi hari ini, cukup jelas perhitungan ekonomi pemerintah memang tak pernah akurat,” lanjut wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu.

Dia juga menyoroti angka pertumbuhan ekonomi yang berbanding terbalik dengan jumlah utang pemerintah dalam empat tahun terakhir.

Berdasarkan data Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, kata Fadli, selama empat tahun jumlah utang Indonesia melesat hingga 69,75 persen.

“Pada kuartal ketiga 2014, sebelum Presiden Jokowi dilantik, posisi utang pemerintah mencapai Rp 2.601,71 triliun. Namun pada kuartal ketiga tahun ini, posisi utang tersebut telah menembus angka Rp 4.416,37 triliun,” masih katanya.

“Dengan angka pertumbuhan utang yang mencapai 13 hingga 14 persen per tahun, sementara angka pertumbuhan ekonomi stagnan di kisaran 5 persen, jelas menunjukkan kinerja ekonomi pemerintah sangatlah tak efisien,” tukas Fadli. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya