Berita

Denny JA/Net

Politik

"M" Keempat Yang Dilupakan Denny JA

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 12:41 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

BOS pabrik survei terkemuka, Denny JA mengatakan kubu Prabowo-Sandi sulit menang karena minus 3M: "momentum, media dan money".

Artinya, secara up-side down, kubu Ko-Ruf memiliki 3M. Mereka punya money: sehingga kuasai "media". M kedua ini menciptakan "momentum". Itu teori Denny JA. In condense form: money-media-momentum.

Yes indeed, kubu Ko-Ruf punya duit dan kuasai media. Setelah Harry Tanoe disandera, Erick Thohir dan Aburizal Bakri masuk tim pemenangan. Otomatis semua media diinsureksi.


Anehnya, mereka tidak mampu ciptakan "momentum". Sekali pun sudah sewa LSI. Elektabilitas Joko-Ma'ruf merosot terus.

Sebab utamanya: Mas Joko locked-up dalam kinerja empat tahun. Prestasi minim. Plus, fisik tidak prima KH. Ma'ruf Amin menyulitkan paslon petahana menandingi magnitude vector quantity Prabowo-Sandi yang menguasai three-dimensional space.

Selama empat tahun pemerintahan Mas Joko, nyaris tiada perubahan. My friend Yin Tong tetep jadi salesman. Dolar menguat, rupiah ambruk. Hutang meroket. Publik gaduh. Masyarakat terbelah. Ahok menoda agama dan masuk bui.

In quantum mechanics, "heisenberg's uncertainty principle" menyatakan adanya fundamental limit dari sebuah "kepastian". Jadi, jangan sok tau mendahului Tuhan. Di Tahun 1927, Werner Heisenberg menyatakan, "the more precisely the position of some particle is determined, the less precisely its momentum can be known, and vice versa".

Jadi bila Denny JA merasa yakin Ko-Ruf punya duit dan menguasai media, disitu hukum ketidak-pastian "momentum" terjadi. Hati-hati, para donatur bisa dibikin bangkrut akibat spekulasi keliru mendukung Ko-Ruf.

Dengan memaksakan "condensate 3M bullshit", Denny JA melupakan satu faktor lain. The other "M" is moral force.

Relawan berbayar Ko-Ruf dan semua yang dibayar, termasuk "ibu-ibu bangsa" dan buzzernya tidak lagi punya "moral force". Yang dapat proyek pemerintah, pasti pro rezim. Spiritnya hantu uang.

Kubu Prabowo-Sandi punya moral force.

Newton's second law of motion states that a body's rate of change in momentum is equal to the net force acting on it.

Moral force itu membuat Prabowo-Sandi menjadi sebuah "closed system" which is not affected by external forces. Mereka immune sekali pun digempur oleh serangan badai fitnah dan bully. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya