Berita

RR di KPK/RMOL

Hukum

Rugikan Petani, Alasan RR Laporkan Dugaan Korupsi Impor Pangan Ke KPK

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 10:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ekonom senior DR. Rizal Ramli mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (23/10).

Didampingi belasan pengacara, Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid datang pada pukul 09.07. Dia datang dengan pakaian formal, kemeja biru yang balut jas dan dasi biru gelap.

Pria yang akrab disapa RR itu datang untuk mengadukan dugaan tindak pidana korupsi dalam kebijakan impor pangan yang dilakukan pemerintah.


RR melakukan pengaduan karena merasa resah dengan kebijakan yang telah merugikan petani.

"Impor pangan sangat merugikan bangsa kita terutama petani, konsumen, dan ada dugaan tindak pidana korupsi. Oleh karena itu, kami akan melaporkan kepada KPK," ujarnya.

Mantan Menko Kemaritiman itu merinci bahwa perkara korupsi di balik impor pangan bukan hal pertama kali terjadi. Indonesia pernah dihebohkan dengan skandal besar impor daging sapi beberapa tahun lalu.

Sehingga, kata Rizal, dengan melaporkan kepada KPK yang sudah berpengalaman dengan penindakan korupsi ini, tentu diharapkan permainan di balik impor pangan bisa terungkap dalam waktu dekat.

"Karena nilai (kerugian) puluhan kali dari permainan impor pangan waktu kasus ketua umum PKS yang dapat hukuman 16 tahun," tukasnya. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya