Berita

Nasaruddin Umar/Net

Perempuan Hebat di Dalam Al-Qur'an (49)

Maria Al-Qibtiyyah

SELASA, 16 OKTOBER 2018 | 10:02 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

SALAH seorang istri Nabi yang pernah disinggung di dalam Al-Qur'an ialah Maria Al-Qibtiyyah. Ia se­orang perempuan yang berlatar belakang non-muslim hadir di lingkungan Nabi. Awalnya ialah ke­tika Nabi mengirim surat diplomatiknya kepada Raja Muqauqis, yang intinya memperkenalkan ajaran Islam seka­ligus mengajaknya bergabung dalam Islam. Redaksi suratnya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad hamba Allah dan utusan-Nya kepada Muqauqis Raja Qibthi. Keselamatan semoga tercurah kepada orang yang mengik­tui petunjuk-Nya. Amma ba'du: Aku menga­jakmu dengan ajakan kedamaian. Masuklah Islam maka engkau akan selamat. Masuklah Islam maka engkau akan diberikan Allah pa­hala dua kali. Jika engkau menolak maka at­asmu dosa penduduk Qibthi".

Raja Muqauqis mengapresiasi surat Nabi dengan menghadiahkan empat bu­dak perempuan, di antaranya Mariya binti Syam'un al-Qithiyyah al-Mishriyyah, seekor kuda (baghal) bernama Afir, seekor keledai bernama Duldu, 20 helai kain sutra Mesir, dan beberapa hadiah lainnya. Hubungan Nabi dengan Maria Al-Qibthiyyah lahirlah Ibrahim, putra tunggal laki-laki Nabi Muham­mad yang wafat ketika masih kecil.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa kehad­iran non-muslim di lingkungan Nabi adalah biasa. Keluarga dari salah seorang istrinya, Maria binti Syam'un Al-Qibthiyyah al-Mish­riyyah, dari kelompok Kristen Koptik Mesir. Selain Maria Al-Qibthiyyah juga ada Shafi­yah binti Hayy, ayahnya masih aktif sebagai salah seorang pemimpin Yahudi. Keluarga mantan suami putrinya, Zainab binti Muham­mad juga ada yang beragama non-muslim. Yang tak bisa dilupakan ialah sepupu Khadi­jah, Waraqah bin Naufal ibn Asad ibn Abdul 'Uzzah, tokoh Kristen, yang menenangkan Nabi setelah mendapatkan wahyu pertama dari Goa Hira. Sahabat-sahabat karib Nabi juga banyak non-muslim, terutama relasi bis­nisnya ketika masih aktif sebagai saudagar di Mekkah.


Kisah hubungan Nabi dengan Maria Al- Qibthiyyah menjadi salah satu sebab nuzul ayat: Hai Nabi, mengapa kamu mengharam­kan apa yang telah dihalalkan oleh Allah bagimu demi mengharapkan kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. al-Tahrim/66:1).

Dalam kitab Tafsir Ibn Katsir disebutkan sebuah riwayat dari Zaid ibn Aslam yang menceritakan Nabi melakukan hubungan dengan Maria Al-Qibthiyyah di rumah salah seorang istrinya. Istrinya agak keberatan dengan mengatakan, Wahai Rasulullah di rumah dan di atas tempat tidurku engkau melakukan hubungan itu? Lalu Nabi meng­haramkan dirinya untuk mengulangi perbua­tan itu di tempat yang sama. Istrinya me­nyanyakan, kenapa engkau mengharamkan sesuatu yang halal bagimu? Lalu Allah Swt menurunkan ayat tersebut di atas.

Maria Al-Qibthiyyah dikenal sebagai se­orang perempuan cantik dan membuat istri-istri Nabi cemburu. Karena itu, ia ditempat­kan agak terpisah dengan istri-istri Nabi yang lain. Maria Al-Qibthiyyah ditempatkan di Mali­kul Yamin, sebuah tempat persinggahan dan peristirahatan Nabi. Ia diminta oleh Nabi un­tuk selalu menggunakan hijab, penutup au­rat yang lebih tertutup. Maria Al-Qibthiyyah melahirkan satu-satunya putra Nabi, sayang sekali meninggal di dalam usia muda.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya