Berita

Eni Maulani Saragih dihadirkan menjadi saksi sidang lanjutan perkara suap proyek pembangunan PLTU Riau-1/RMOL

Hukum

Eni: Pak Airlangga Tahu Saya Mengawal Proyek

JUMAT, 12 OKTOBER 2018 | 00:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Terdakwa Eni Maulani Saragih mengaku pernah memberi laporan kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bahwa dirinya sedang mengawal proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Hal itu dilontarkan Eni saat menjadi saksi terdakawa Johannes Budisutrisno Kotjo dalam sidang perkara suap pembangunan proyek PLTU Riau-1 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/10).

Eni menjelaskan laporan kepada Airlangga disampaikan langsung ketika ada pertemuan antara Kotjo, mantan Mensos Idrus Marham, politikus Golkar Melchias Mekeng, dia dan Airlangga di rumah Airlangga.


"Jadi disampaikan juga disitu, PLTU Riau 1, proyeksi Riau 2, proyeksi Tanjung Jati, (Jawa Tengah)," kata Eni.

Dalam berita acara pemeriksaan Eni yang dibacakan kuasa hukum Kotjo, Airlangga menyatakan tertarik terhadap proyek itu. Tim kuasa hukum Kotjo juga menanyakan langkah kliennya bisa menggarap proyek tersebut

"Nanti Eni yang akan membuat dia masuk ke proyek itu, dia akan dijadikan wakil komisi 7?" kata salah satu kuasa hukum Kojto kepada Eni.

"Ya waktu itu kami memang ke rumah pak Airlangga. Ada saya, Kotjo, Idrus Marham, Airlangga dan Melchias Mekeng, karena terkait dengan tugas yang diberikan kepada saya dari ketum di Komisi VII," ujar Eni.

Dalam kasus ini, Johanes Budisutrisno Kotjo didakwa menyuap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar, Eni Maulani Saragih, dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, sebesar Rp 4,75 miliar.

Suap dilakukan agar Eni bisa membantu Johannes mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP), PLTU Mulut Tambang Riau-1. [nes] 


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya