Berita

Diskusi di DPR/RM

Politik

Gerindra: Pemerintah Tidak Perlu Panik Soal Pertemuan IMF-World

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 19:36 WIB | LAPORAN:

Pemerintah terkesan panik ketika Pertemuan IMF-World Bank di Bali diserang di media sosial, terutama anggaran yang digunakan serta manfaat pertemuan itu bagi Indonesia.

Begitu penilaian Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono pada diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Miliaran, Dana Annual Meeting IMF Darimana?” di Media Center DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10).

Menurut Arief, seharusnya pihak Jokowi tidak perlu panik. Pemerintah cukup menjelaskan ke masyarakat soal pertanyaan yang dilontarkan warganet di media sosial.


"Tapi justru pemerintah panik. Kalau dijelaskan masyarakat bisa mengerti,” katanya.

Arief berkeyakinan, pertemuan tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bali. Dalam perhitungannya, jika satu orang menghabiskan dana sekitar 2.000 dolar AS, maka 32 ribu peserta yang hadir akan membawa keuntungan ekonomi yang besar.

Namun demikian, pemerintah juga harus memikirkan tentang penggalangan dana bagi wilayah terdampak bencana di Indonesia.

“Jika itu tidak dilakukan, maka pertemuan tersebut sebatas hura-hura dan gagahan saja. Artinya pertemuan itu tidak ada gunanya,” sambungnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya