Berita

Gembong Warsono/Net

Politik

PDIP DKI Ajak Fraksi Lain Segera Laporkan LHKPN Ke KPK

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 19:21 WIB | LAPORAN:

Jelang Pileg 2019, Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta memastikan telah menyerahkan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) anggota yang berstatus sebagai calon legislatif (caleg) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menjelaskan bahwa penyerahan itu merupakan bentuk ketaatan sebagai bagian dari penyelenggara negara.

"Sebagai bentuk ketaatan dari Fraksi PDIP terhadap kewajiban melaporkan harta kekayaan kepada penyelenggara negara," jelasnya di DPRD DKI, Kamis (11/10).


Sebagaimana Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), LHKPN merupakan syarat bagi caleg untuk dilantik. Hal tersebut didukung dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum PKPU 20/2018 yang memuat aturan anggota DPRD terpilih baru bisa dilantik setelah mengisi LHKPN.

Gembong juga menambahkan penyerahan LHKPN Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta ini mempunyai maksud untuk memotivasi fraksi lain melakukan hal yang sama.

Sebab, dari laporan tersebut akan timbul transparansi yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat dan lembaga publik.

“Kita memotivasi yang lain untuk ikut bersama melaporkan. Agar ketaatan kita terhadap aturan perundang-undangan," tambahnya.

Sambung Gembong, saat ini baru 20 dari 28 anggota fraksi PDIP yang menyerahkan LHKPN ke KPK. Dia yakin dalam waktu dekat semua anggota Fraksi PDIP menyerahkan LHKPN.

"Kita dorong secepatnya. Harapan kia sebelum akhir bulan ini semua Fraksi PDIP 28 orang itu bisa melaporkan secara lengkap pada KPK," tutup Gembong. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya