Berita

Basuki Hariman/Net

Hukum

Polisi: Buku Merah Hanya Trik Basuki Hariman Kelabuhi Karyawan

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 17:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Dari keterangan tersangka Basuki Hariman di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), bos importir daging itu sengaja membuat catatan transaksi keuangan yang ditulis oleh anak buahnya Kumala Dewi Sumartono guna mengelabuhi karyawanya sendiri dari keuntungan perusahaan.

"Nah, kenapa dia catat, tujuannya adalah untuk kepentingan diri sendiri. Kaitannya dengan untuk mengurangi laba perusahaan. Kalau laba kurang maka bonus karyawan juga kurang," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10).

Dari hasil pemeriksaan, sambung Adi, Basuki juga telah membantah adanya pemberian uang kepada sejumlah pejabat salah satunya Jenderal Pol Tito Karnavian saat masih menjadi Kapolda Metro Jaya. Kepada polisi, masih kata Adi, Basuki mengakui jika buku tersebut hanya mendata soal perputaran uang di internal perusahaan.


"Bahwa uang itu untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Ada kegiatan di luar negeri dan lain-lain. Itu hanya inisiasi Basuki Hariman untuk keperluan dirinya," jelas Adi.

Adi menambahkan, adapun buku merah yang diduga dirusak oleh dua mantan penyidik KPK dari kepolisian, AKBP Roland Ronaldy dan Kompol Harun, telah dijadikan barang bukti di pengadilan.

"Begini loh bos, sekarang buku merah itu dijadikan barang bukti di pengadilan, dijadiin barbuk (barang bukti) di pengadilan. Enggak ada apa-apa kan? Berjalan lancar saja pengadilan itu. Benar enggak?" pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya