Berita

Foto: Repro

Hukum

Grup Gay Pelajar Garut Tidak Diblokir, Kemenkominfo Khawatir Ganggu Investigasi Polisi

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 12:24 WIB | LAPORAN:

Kementerian Komunikasi dan Informasi tidak akan mengambil tindakan apapun terhadap sebuah grup penyuka sesama jenis di Facebook yang anggotanya diduga pelajar SMP/SMA asal Kabupaten Garut.

Keberadaan grup ini jadi perbincangan ramai di kalangan masyarakat. Namun pantauan redaksi, grup dimaksud sudah tak lagi ditemukan.

"Jangan sampai jika group Facebook diblokir oleh Kemkominfo malah justru menghambat proses penyelidikan atau penyidikan yang sedang dilakukan oleh Polres Garut," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu melalui siaran pers yang diterima wartawan, Rabu (10/10).


Ferdinandus mengatakan, Subdit Pengendalian Konten Internet Kemkominfo tengah berkoordinasi dengan Polres Garut mengenai keberadaan grup tersebut.

"Kami lagi coba terus dalami. Apakah itu murni dari kelompok LGBT tersebut atau mungkin ada kelompok lain yang istilahnya ingin membuat gaduh," tutur Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Selasa (09/10).

Mengacu UU 44/2008, pemblokiran akses internet dilakukan jika secara eksplisit memuat konten persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang, kekerasan seksual, masturbasi atau onani, ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, atau pornografi anak.

Kemkominfo mencatat sejak awal Oktober 2018 sudah memblokir lebih dari 890 ribu situs yang melanggar UU, 80 persen di antaranya adalah pornografi. [wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya