Berita

Ilustrasi/Net

Global

Pasukan Israel Tangkap Hampir 400 Warga Palestina Bulan Lalu

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 07:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan militer Israel dilaporkan telah menangkap 378 warga Palestina, termasuk 10 wanita dan 52 anak-anak selama operasi terpisah di Tepi Barat dan Gaza pada bulan September.

Komisi untuk Tahanan dan Ex-Prisoner Affairs, Palestinian Prisoners Society dan Al-Dameer Association for Human Rights pada Selasa (9/10) mengumumkan bahwa 104 orang Palestina ditahan di Yerusalem al-Quds bulan lalu, sementara 56 lainnya ditahan di Ramallah dan Bireh.

Selain itu, 73 warga ditangkap di kota Nablus, Tepi Barat utara, terletak sekitar 49 kilometer utara Yerusalem al-Quds, 29 lainnya di kota Bethlehem, Tepi Barat, 30 di Nablus, 13 lainnya di Tulkarm, 23 warga di kota Qalqilya, Tepi Barat barat laut, lima di kota Tubas, Tepi Barat timur laut, tujuh di kota kecil Salfit dan tiga di kota Ariha (Jericho) di Tepi Barat timur.


Sementara itu, seperti dimuat Press TV, Pusat Studi Tahanan Palestina (PPC) mengatakan sekitar 500 orang Palestina saat ini ditahan di penjara dan pusat penahanan Israel atas pos media sosial mereka.

Juru bicara PPC Riyadh al-Ashqar mengatakan unit maya polisi Israel sangat memantau pos-pos Palestina di jejaring media sosial, terutama Twitter dan Facebook, dan mengklasifikasikan pos yang memuliakan para martir Palestina, mengungkap kejahatan Israel, dan mendukung perlawanan sebagai hasutan teror.

Pasukan militer Israel dilaporkan telah menangkap 378 warga Palestina, termasuk 10 wanita dan 52 anak-anak, selama operasi terpisah di Tepi Barat yang diduduki dan mengepung Jalur Gaza di bulan September kemarin. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya