Berita

Alat peraga kampanye Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/RMOLJateng

Politik

APK Prabowo-Sandi Dirusak, Dugaannya Buat Bikin Ciut Nyali Relawan

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 02:18 WIB | LAPORAN:

Alat peraga kampanye (APK) Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berada di Posko Rumah Juang Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dirusak pihak yang tidak bertangung jawab.

Koordinator Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Dapil II Jateng (Jepara, Kudus dan Demak) Zamroni mengatakan aksi perusakan tersebut terjadi pada Senin (8/10) malam.

Aksi tak bertanggung jawab itu menyasar baliho bergambar Prabowo-Sandi.


Menurut Zamroni ada bekas sayatan pada bagian wajah Prabowo-Sandi di baliho yang terpasang di Rumah Juang Kalinyamatan Jepara itu.

Zamroni menduga motif aksi perusakan ini untuk mengintimidasi relawan Prabowo-Sandi. Tujuannya untuk menurunkan nyali para relawan memenangkan Prabowo - Sandi di Kota Ukir.

"Dugaan kita aksi itu menggunakan benda tajam sejenis pisau. Ini pasti ulah orang, bukan karena faktor angin atau yang sejenis," kata Zamroni, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (9/10).

Rumah Juang Prabowo-Sandi Kalinyamatan Jepara baru beroperasi beberapa hari lalu. Posko pemenangan ini terletak di deretan ruko yang ada di Kalinyamatan Jepara.

Kawasan Kalinyamatan Jepara tergolong basis suara Gerindra. Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah yang juga anggota DPR RI Abdul Wachid juga berasal dari Kalinyamatan.

"Ini yang kita khawatirkan. Kalau relawan tertekan maka Prabowo-Sandi tidak bisa meraih suara signifikan di sana," jelasnya.

Zamroni mendesak jajaran Bawaslu Kabupaten Jepara maupun aparat kepolisian setempat mengusut tuntas tindakan perusakan APK tersebut.

Sebab jika aksi tak bertanggung jawab itu dibiarkan maka pelaksanaan Pilpres 2019 terancam berjalan tidak demokratis seiring adanya upaya intimidasi dari pihak tertentu.

"Kami juga akan melaporkan dugaan tindak pidana pemilu ini ke Bawaslu maupun aparat kepolisian. Semoga segera ditindaklanjuti," tandasnya. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya