Berita

Beatari Barus/Net

Politik

Nasdem: Ratna Harus Ganti Seluruh Biaya Akomodasi Ke Chile

SELASA, 09 OKTOBER 2018 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Aktivis Ratna Sarumpaet harus mengembalikan seluruh akomodasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ini lantaran Ratna batal menghadiri acara Women Playwrights International Conference (WPIC) 2018 di Santiago, Chile.

Begitu kata Ketua Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Beatari Barus kepada wartawan, Selasa (9/10).

Menurutnya, Ratna boleh tidak mengembalikan uang karena faktor lain, semisal kecelakaan yang menyebabkan dirinya meninggal sebelum menghadiri acara tersebut.


"Balikin dong kecuali dia (Ratna) mati, naik pesawat jatuh dan segala macem itu lain, ini enggak jadi berangkat kok," katanya.

Ini berangkat dari pengalaman anggota DPRD sebelum melakukan kunjungan kerja diberikan akomodasi, namun bila tidak jadi maka semuanya bentuk akomodasi harus dikembalikan secara utuh.

"Ganti, kami kunker sudah dibelikan tiket tidak berangkat itu ganti. Semuanya 100 persen dipulangkan semua, hotel apa ganti," tambahnya.

Lanjut Bestari, jika Ratna tetap bersikukuh hanya mengembalikan Rp 10 juta saja, maka hal ini bisa diselesaikan secara hukum.

"loh itu kita serahkan pada ketentuan yang berlaku apakah harus seperti apa, kami enggak mau ganti ya aturan hukum jelas kok," tutup Bestari.

Dieketahui sebelumnya, Kepala Seksi Promosi Luar Negeri Disparbud DKI Jakarta Sherly Yuliana keseluruhan total ongkos dari Pemprov kepada Ratna sebesar Rp 70.764.041. Dari jumlah tersebut Sherly, Ratna hanya bisa mengembalikan Rp 10.107.156.

"Pihak Bu Ratna sih sudah tahu. Iya benar (tidak bisa dikembalikan) karena itu harga promo, harga terendah. Bukan tiket promo flat atau ekonomi fleksi. Jadi itu tiket ekonomi promo. Tapi seandainya harga lebih mahal bisa dikembalikan. Itu perbedaannya," kata Sherly saat dihubungi, Senin (8/10) malam. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya