Berita

TB Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Jangan Berlebihan, Pemerintah Sudah On The Track Tangani Bencana

SELASA, 09 OKTOBER 2018 | 12:39 WIB | LAPORAN:

. Penanganan bencana yang dilakukan oleh pemerintah sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan perlu mendapat dukungan dari semua pihak.

"Sejauh ini menurut saya pemerintah masih on the track ya, masih bekerja sesuai dengan skema yang dibuat berdasarkan peraturan dan sejauh ini masih mampu lah pemerintah," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR, TB Ace Hasan Syadzily di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (9/10).

Menurut dia koordinasi antara penanggung jawab penanganan bencana di Indonesia seperti Kemensos, BNPB, BPPD, Pemda, penyediaan keuangan oleh Kemenkeu, serta para relawan juga masih baik seluruhnya.


Selanjutnya soal infrastruktur seperti sekolah dan rumah hunian sementara juga sudah dilakukan oleh pemerintah. Memang untuk jaminan hidup senilai Rp 50 juta per keluarga hingga saat ini belum diberikan karena masih dalam tahapan transisi antara tanggap darurat dengan rehabilitasi.

"Uang jaminan hidup itu memang diberikan jika pengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Jadi dalam masa transisi dari tanggap darurat ke rehabilitasi, jaminan hidup memang belum diberikan oleh pemerintah," jelas Legislator asal Golkar tersebut.

Maka dari itu pihaknya meminta kepada publik untuk tidak memiliki persepsi macam-macam terhadap pemerintah. Dia menegaskan bahwa pemerintah sejauh ini sudah bekerja optimal.

"Jadi menurut saya jangan dulu memiliki persepsi yang berlebihan terkait penanganan bencana. Pemerintah sudah menjalankan penanganan bencana sesuai skema," pungkas TB Ace Hasan Syadzily. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya