Berita

Refrizal/Net

Politik

PKS: Benar Kata RR, Biaya Pertemuan IMF-Bank Dunia Harus Dihemat

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 19:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggaran untuk mengelar Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali dinilai tidak masuk akal.

Politisi PKS Refrizal menilai bahwa dana sebesar Rp 855 miliar terlalu besar dan bisa dihemat.

“Dana segitu besar,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/10).


Dia menilai dana untuk menyambut para delegasi IMF-Bank Dunia itu sebenarnya cukup 10 juta dolar AS. Hal ini sebagaimana perhitungan yang pernah dilakukan oleh ekonom senior DR Rizal Ramli.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu pernah menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Jumat (5/10) lalu.

“Sedangkan ini mencapai 70 juta dolar AS. Terlalu besar lah apalagi saudara-saudara sedang ada yang tertimpa musibah,” tegas Refrizal.

Anggota Komisi XI DPR RI itu juga setuju dengan saran RR agar pemerintah lebih bisa berhemat dan bisa mengalokasikan dana besar itu untuk membantu para korban gempa di Palu dan Lombok.

“Jadi benar itu yang dibilang Pak Rizal Ramli, kita harus berhemat dan menghargai saudara-saudara kita di Palu dan Lombok,” tandasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya