Berita

Warga Sudan Selatan/Net

Global

Narapidana Ambil Alih Penjara Pusat Sudan Selatan

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 09:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah tahanan di penjara pusat di ibukota Sudan Selatan, Juba pada Minggu (7/10) melucuti penjaga dan menguasai sebagian penjara.

Dinas Keamanan Nasional (NSS) Sudan Selatan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa narapidana yang mengambil tindakan itu adalah tahanan politik yang mencari kebebasan.

NSS mengatakan bahwa kejadian ini bermula ketika seorang tahanan bernama Captain Keribino Wol, menangkapi seorang penjaga di pintu masuk penjara dan menyita senjatanya.


"Kami sudah muak dan kami memprotes ketidakadilan dan penindasan sistematis. Semua tahanan politik dan tahanan harus dibebaskan atau diberi pengadilan yang adil. Kurangnya uji coba adalah ilegal," kata Wol ketika berkomunikasi melalui sambungan telepon dari dalam penjara dengan petugas di luar penjara, seperti dimuat Reuters.

Sementara itu NSS mengatakan bahwa para penjahat yang dimobilisasi yang berada dalam tahanan dan membentuk pasukan dan mengambil alih satu bagian dari sel penjara tempat dia memaksa para tahanan menjadi tameng manusia.

Para tahanan kemudian melucuti lima penjaga lagi dan mengambil senjata mereka. Sebanyak 32 senjata dan beberapa pisau disita oleh para tahanan.

Sudan Selatan diketahui telah dicengkeram oleh konflik sejak akhir 2013 ketika persaingan antara Presiden Salva Kiir dan mantan wakilnya Riek Machar memburuk menjadi bentrokan antara pendukung mereka, kemudian perang sipil. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya