Berita

Jokowi/Net

Politik

Mantan Gubernur Jatim Buka Suara Soal Dukungan Soekarwo Ke Jokowi-Ma'ruf Amin

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 08:23 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Sejumlah tokoh Jawa Timur akan jorjoran mendukung capres petahana Joko Widodo dan wakil presiden Ma'ruf Amin, termasuk mantan Gubernur Jawa Timur dua periode, Imam Utomo.

Imam mengakui kalau diajak membantu memenangkan pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Timur. Namun, eks Pangdam V/Brawijaya ini juga berpesan agar tim Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim tertib.

”Saya mendapatkan surat perintah menjadi Ketua penasihat TKD Jokowi-Ma'ruf Jatim. Pada timnya Jokowi-Karwo ini saya juga diminta menjadi penasihat," ungkap Imam Utomo dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (7/10).


Ia menyatakan apresiasinya terhadap sikap Soekarwo yang mendukung Jokowi di pilpres 2019. "JoWo itu Jokowi Karwo, bagus ini, saya bersyukur ada komunitas ini, dan sekretariatnya bisa digunakan,” kata Imam Utomo.

Ia pun akan ikut all out memenangkan Jokowi-Makruf di Jatim. Namun Imam Utomo memberikan pesan, jangan menang dengan curang. Kampanye Jokowi-Makruf di Jatim harus tertib dan sesuai aturan.

”Lakukan pemenangan ini sebaik baiknya, dengan sesungguhnya sesuai dengan undang-undang pemilu. Pesan saya menaati aturan yang berlaku,” papar Imam Utomo.

Tim Jokowi-Karwo ini, kata Imam Utomo akan menampung komunitas Pakde Karwo yang sudah banyak jumlahnya di Jawa Timur. Apalagi Komunitas ini sudah dibangun sejak pertama Soekarwo menjadi gubernur dengan sebutan, KarSa.

”Kita galakkan lagi Karsa menjadi komunitas Karwo untuk mengantarkan pak Jokowi elektabilitasnya lebih bagus lagi. Kalau survei terakhir di Jatim Jokowi 61 persen maka dengan dukungan komunitas Jokowi-Karwo bisa bertambah di atas 75 persen target harus sebanyak-banyaknya," tambah Imam Utomo.

Untuk itu, lanjut pria berusia 75 tahun ini berharap semua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jatim sinergi dan tidak tumpang tindih. Agar bergerak saling melengkapi bersama-sama dengan timnya Pak Mahfud.
"Tim Jokowi-Karwo punya program sendiri, di TKD juga punya program. Intinya sama, nomer satu harus menang," pungkas Imam Utomo. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya