Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (topi kuning) beserta pengurus organisasi sayap Partai Golkar AMPG/Ist

Politik

Petinggi Golkar Dan PP AMPG Salurkan Bantuan Ke Sulteng

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 02:49 WIB | LAPORAN:

Bantuan untuk korban terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus datang. Kali ini, bantuan dari Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) yang menyalurkan bantuan secara langsung.

Penyaluran bantuan dilakukan bersama dengan sejumlah petinggi DPP Partai Golkar.

Ketua Umum PP AMPG, Ilham Permana mengatakan sejak awal agenda kemanusiaan seperti menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang menjadi korban bencana, merupakan prioritas utama AMPG.


"Misalnya hari ini, AMPG merespons situasi Sulteng secara langsung dengan hadir di tengah-tengah masyarakat Sulteng dengan menyampaikan bantuan secara langsung kepada masyarakat," kata Ilham dalam pesan elektronik, Minggu (7/10).

Menurut Ilham, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan sumbangan dari kader-kader Partai Golkar yang dihimpun sejak pasca kejadian bencana di Sulteng, serta titipan dari beberapa anggota masyarakat, yang dipercayakan melalui AMPG.

Ilham menambahkan AMPG sebagai sayap Partai Gokar telah dipercaya oleh DPP Partai Golkar untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada korban. Bahkan, AMPG dipersilakan untuk mengatasnamakan Partai Golkar demi meringankan beban masyarakat Sulteng yang tertimpa bencana pada Jumat (28/9).

"Apa yang dilakukan AMPG ini adalah agenda yang sudah direncanakan secara matang dengan selalu meminta arahan dari Ketum Partai Golkar (Airlangga Hartarto)," tutur Ilham.

Adapun petinggi DPP Partai Golkar yang terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut yaitu, Ketua Umum Airlangga Hartarto, Koorbid Kesra Roem Kono, Koorbid Ekonomi Azis Syamsudin, Rizal Malarangeng, Dito Ganinduto, Ace Hasan Syadzily, Cristina Aryani, dan Muhidin Said.

Sedangkan dari PP AMPG yaitu Ketua Umum, Ilham Permana Ketua Umum, Sekjend Eka Sastra, Waketum Mustafa M Radja, Waketum Syafaad Perdana, Waketum Shubhan, Mohammad Faqih, Angel Dasilva, Clarien Dieta dan Syafani. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya