Berita

Soekarwo/Net

Politik

Resmi, Komunitas Soekarwo Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 | 13:45 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Ketua DPD partai Demokrat, Soekarwo tampaknya menjadi magnet penentu kemenangan sejumlah calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Soekarwo yang juga menjabat Gubernur Jawa Timur ini semakin menunjukkan keseriusan dukungannya kepada Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di pilpres nanti. Hal itu dibuktikan dengan berdirinya komunitas JoWo singkatan dari Jokowi-Ma'ruf-Pakde KarWo.

"Setelah koordinasi dan Atas instruksi langsung dari Pakde Karwo, kami sepakat memberikan suara kepada Jokowi-Makruf di Pilpres 2019,” kata Martono, koordinator Komunitas Pakde Karwo saat peresmian Roemah JoWo, di Jalan Jawa No 20 Surabaya, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (7/10).


Selain Martono, dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Imam Utomo selaku Ketua Dewan Penasehat Tim Kampanye Daerah Jokowi-Makruf Jatim bersama Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin Ketua TKD Jatim.

Ditambahkan Martono, keputusan Pakde Karwo bersama seluruh komunitasnya mendukung Jokowi-Makruf diawali dengan pertemuan satu bulan lalu.

"Dihadiri oleh koordinator pendukung Pakde Karwo dari 38 kabupaten dan kota di Jatim yang selama ini berjuang bareng sejak Pilgub 2008. Saya pastikan semua pendukung Pakde Karwo di Jatim suaranya sama untuk Pak Jokowi,” tandas guru besar Ubaya ini.

Terkait dengan posisi Pakde Karwo yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, di mana Partai Demokrat adalah salah satu pengusung Prabowo-Sandi, Martono mengaku tidak bisa masuk di internal parpol. Karena dukungan dari Pakde Karwo dan seluruh komunitasnya ini adalah sikap pribadi atas masukan dari seluruh elemen pendukungnya di akar rumput.

"Pakde Karwo sekarang kan masih menjabat Gubernur Jatim sampai Februari 2019, setelah itu Komunitas JoWo ini pasti akan diambil alih beliau langsung,” demikian Martono yang selama ini dikenal sebagai sahabat dekat Pakde Karwo ini. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya