Berita

Politik

Doakan Semoga Pemerintah Selalu Dalam Kewarasan

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 | 11:27 WIB | LAPORAN:

Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Sosial nampaknya sudah tidak bisa menutup-nutupi lagi bahwa anggaran untuk korban bencana lama begitu minim.

Seperti yang tertuang dalam surat Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosal, Harry Hikmat kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat yang telah beredar di media sosial, salah satu poin meminta gubernur NTB agar menginstruksikan anak buahnya, bupati/walikota, untuk tidak menjanjikan kepastian bantuan kepada korban gempa.

"Sepertinya belum ada pilihan lain bagi warga NTB yang terkena musibah, selain berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar musibah ini segera berakhir. Karena penguasa negeri ini sepertinya sedang terlalu sibuk ngurusin pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank Group," kata koordiantor Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman kepada redaksi, Minggu (7/10).


Pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank Group dipastikan berjalan sukses sehingga tidak perlu didoakan."Kalau pun mau, doakan saja semoga pemerintah kita selalu dalam kewarasan," cetusnya.

Menurut dia, korban bencana gempa di NTB mesti ekstra bersabar di tengah-tengah gegap gempita pagelaran Asian Games yang baru usai dilanjut Asian Para Games dan tak kalah megahnya acara pertemuan tahunan IMF dan World Bank Group. Kesemuanya dilaksanakan di Indonesia dan sudah diagendakan, tidak seperti bencana gempa yang datang tiba-tiba.

"Tetapi elit pemerintah juga mesti tahu diri, Jangan sampai pejabat terhormat ini keder. Bingung dengan kondisi negeri saat ini kita sedang bersuka ria atau berduka cita?" kritiknya. [wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya