Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Usai Beri Masukan Ke Prabowo, RR Tetap Berdiri Di Tengah

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 15:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonom senior DR Rizal Ramli masih berdiri di tengah dalam percaturan Pilpres 2019. Meski, tadi malam Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu ikut hadir dalam konferensi pers di kediaman calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Sobat sekalian Bang Rizal Ramli tidak termasuk Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (6/10).


Dia menjelaskan bahwa kehadiran mantan Menko Kemaritiman itu sebatas untuk dimintai pandangan terkait isu ekonomi terkini yang dihadapi bangsa.

RR, sapaan Rizal Ramli, diundang karena dinilai paling mumpuni untuk berbicara mengenai masalah ekonomi bangsa dan solusinya.

“Beliau adalah salah satu ekonom yang sering kami mintai pandangan terkait dengan isu-isu ekonomi terkini. Semua potensi kecendikiawanan dg berbagai latarbelakang rutin kami undang,” ujarnya.

Tercatat, RR tidak hanya hadir saat dipanggil kubu yang berada di luar pemerintahan. Pada 2 Oktober 2018 kemarin, Koalisi Indonesia Kerja (Jokowi-Ma'ruf) yang diwakili oleh Partai Golkar mengundang Rizal dalam kapasitasnya sebagai ekonom di gedung DPR RI.

RR mengaku memiliki tekad untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik. Sehingga, dia bersedia datang saat diundang oleh siapapun yang meminta pandangan dan langkah-langkah strategis untuk perbaikan bangsa.

Apalagi, saat ini Indonesia sedang mengalami masalah ekonomi, khususnya pelemahan nilai tukar rupiah.

"Saya selalu ingin membuat Indonesia menjadi lebih baik. Saya selalu ingin mencoba faktual, analitikal dan solutif," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa waktu lalu. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya