Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

PKS Ingatkan Lagi Sebaran Hoax Denny Siregar Soal Kematian Jakmania

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 14:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia sebagai negara hukum, maka sejarusnya hukum berdiri tegak dan adil tanpa pandang bulu.

Begitu kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menanggapi pemanggilan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais oleh Polda Metro Jaya. Amien Rais dipanggil untuk diperiksa terkait sebaran kebohongan cerita aktivis senior Ratna Sarumpaet.

Hidayat menyayangkan sikap polisi yang sigap saat memeriksa Amien, namun di satu sisi lamban memeriksa pegiat media sosial Denny Siregar.


Denny sebelumnya dilaporkan ke polisi karena kicauannya tentang kematian anggota Jakmania, Haringga Sirilla.

Baca: Akhirnya Denny Siregar Dilaporkan Ke Polisi

“Indonesia sebagai negara hukum, harusnya tegakkan hukum dengan yang seadil-adilnya. Tidak tebang pilih. (Apalagi) terseret agenda politik & tidak KKN,” ujarnya di akun Twitter pribadi sesaat lalu, Sabtu (6/10).

Dalam kasus Denny Siregar, pihak kepolisian telah menyebut bahwa video penganiayaan Haringga yang ada suara kalimat tauhid adalah bohong alias hoax. Denny sempat mengomentari video hoax tersebut.

"Para supporter itu menghabisi seseorang sambil berzikir ‘Tiada Tuhan Selain Allah’. Entah apa yang ada dalam pikiran mereka semua. Apa karena keseringan lihat ISIS menggorok manusia?" tulis Denny di akun Twitter-nya, Senin (24/9) lalu.

Menurut Hidayat, kasus ini serupa dengan yang dialami sejumlah tokoh saat menanggapi kebohongan Ratna. Namun, hingga saat ini, polisi belum memeriksa Denny Siregar.

“Hoax-nya tentang tewasnya 1 Jakmania, Polisi sendiri yang sebut itu hoax dan sudah dilaporkan,” tukas wakil ketua MPR RI itu. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya