Berita

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/Net

Wawancara

WAWANCARA

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo: Kewenangan Memutuskan Calon Wakil Gubernur Bukan Di M Taufik, DPD, Tapi DPP Partai Gerindra

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Keponakan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini tiba-tiba saja muncul dalam bursa bakal calon pengganti Sandiaga Salahuddin Uno sebagai wagub DKI Jakarta. Menurut Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade, putri kedua Hashim Djojohadikusumo- adik Prabowo Subianto, diusulkan organisasi sayap Partai Gerindra.

Anggota Komisi VIII DPR ini praktis menjadi pesaing utama kader Gerindra Mohammad Taufik yang diusulkan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dalam bursa bakal cawagub. Kepada Rakyat Merdeka Sara Djojohadikusumo menuturkan terkait usulan pencalonannya sebagai wagub DKI Jakarta.

Nama Anda tiba-tiba mun­cul sebagai calon wagub DKI Jakarta?
Saya sangat mengapresiasi dan merasa sangat terhormat atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan teman-teman kepada saya. Gerakan dukungan sedemikian luar biasanya sampai viral. Dukungan tersebut adalah ben­tuk keyakinan mereka atas ke­mampuan saya untuk mewakili mereka jika saya diberikan man­dat dan amanah untuk menjabat sebagai wagub DKI

Saya sangat mengapresiasi dan merasa sangat terhormat atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan teman-teman kepada saya. Gerakan dukungan sedemikian luar biasanya sampai viral. Dukungan tersebut adalah ben­tuk keyakinan mereka atas ke­mampuan saya untuk mewakili mereka jika saya diberikan man­dat dan amanah untuk menjabat sebagai wagub DKI

Banyak kalangan menilai pencalonan Anda ini seba­gai bentuk perlakuan khususan karena Anda keponakan Prabowo Subianto?
Ini bukan inisiatif dari saya maupun keluarga. Apalagi saya tidak pernah berpikir masuk ke eksekutif di waktu yang dekat ini. Maka dari itu, dukungan dan kepercayaan dari masyarakat dan teman-teman berikan ke­pada saya bukanlah hal yang ringan dan bukan menjadi am­bisi saya pribadi. Sehingga saya menyampaikan kepada mereka bahwa kita harus menghormati mekanisme partai. Mengingat wewenang dan keputusan ada di pimpinan partai pengusung yaitu Gerindra dan PKS. Jika amanah dan mandat memang diberikan kepada saya oleh mereka, maka baru kami bisa membicarakan lebih lanjut.

Apakah DPP Gerindra juga mengajukan nama Anda seba­gai wagub DKI?
Tidak ada itu dari DPP Gerindra.

Berarti Anda sudah siap nih bersaing dengan politikus Gerindra lainnya Mohammad Taufik?
Tidak bersaing karena bu­kan saya yang mengajukan diri. Namun ada dukungan dari masyarakat dan teman-teman internal maupun eksternal. Tapi sekali lagi tidak ada persaingan karena wewenang bukan di saya maupun M Taufik. Melainkan di pimpinan partai, dalam hal ini DPP bukan DPD.

Selain itu Anda juga harus bersaing dengan dua kader PKS, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Lantas ba­gaimana tanggapan Anda?
Belum tentu diajukan DPP.

Anda siap bersaing dengan ketiganya?
Bukan saya yang mengajukan jadi belum berpikir sejauh itu. Karena amanah dan mandat dari partai belum saya terima.

Sebelumnya M Taufik men­gajak calon dari PKS untuk bertarung di DPRD DKI den­gan cara voting. Apa Anda sependapat?
Boleh saja kalau dia memang mendapat mandat dari pimpinan partai. Sebab memang seperti itu mekanismenya. Pasalnya setelah diajukan partai kemu­dian pemegang wewenang adalah DPRD.

M Taufik juga mengklaim didukung dari mulai tingkat DPP hingga PAC. Bagaimana itu?

Setahu saya baru sampai ting­kat DPD.

M Taufik mengungkap­kan, dirinya sudah bertemu dengan Om Anda Prabowo Subianto membicarakan soal pencalonannya. Hasilnya, hanya ditanggapi dengan se­nyuman oleh Prabowo. M Taufik menafsirkan hal itu sebagai sikap setuju Prabowo. Bagaimana itu?
Itu hak dia untuk menafsirkan Pak Prabowo sebagaimanapun dia mau.

Terkait ihwal ini intruksi Prabowo seperti apa?
Belum ada intruksi.

Sebenarnya yang berhak memutuskan hal-hal seperti ini siapa sih?
Pak Prabowo dan juga PKS untuk mengajukan dua nama ke gubernur lalu ke DPRD.

Saat mengusung Anies-Sandi posisi Anies itu di partai apa?
Tidak dari partai apa-apa.

Sampai sejauh ini perebu­tan kursi DKI 2 ini apakah berdampak pada hubungan Gerindra dengan mitra koalisinya PKS?
Seharusnya tidak karena saya yakin Pak Prabowo akan memi­lih yang terbaik yang dapat dan harus diterima dengan baik oleh semua partai pengusung, berikut kadernya.

Bagaimana kesiapan Anda menduduki kursi wagub DKI?
Lima tahun lalu saya masuk ke politik praktis dan maju sebagai caleg DPR dengan komitmen melayani rakyat untuk kesejahteraan rakyat.

Jika saya diberikan amanah dan mandat untuk melayani di eksekutif tentunya saya harus siap. Akan tetapi kalau amanah dan mandat itu datang kepada saya ya. ***

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya