Berita

Dhanil Anzar/Net

Politik

Gempa Sulawesi, Dahnil Anzar: Ini Kemanusiaan Bukan Citra Politik Jelang Pilpres

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 08:38 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Bencana gempa bumi disertai tsunami melanda wilayah Sulawesi Tengah menjadi duka bersama segenap bangsa, termasuk pemerintah.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjutak meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) segera menetapkan status bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menjadi bencana nasional.

"Ada baiknya Pemerintah Jokowi menyatakan Bencana gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala bersamaan dengan Lombok sebagai bencana nasional, dan membuka bantuan internasional, semua demi membantu rakyat di sana, tidak perlu lagi menutupi ketidakmampuan, jangan biarkan rakyat jadi korban lagi," kata Dahnil Anzar dalam akun twitternya @DahnilAnzar, Sabtu (29/9).


Dahnil menerangkan, dengan status bencana nasional, diharapkan membuka bantuan internasional.

Menurut Dahnil, penanganan bencana di Lombok pada bulan Agustus lalu hingga kini belum tuntas, apalagi ditambah adanya bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Dahnil mengatakan penetapan status bencana nasional yang bisa membuka bantuan internasional ini tentang kemanusiaan, bukan citra menjelang pemilihan presiden (Pilpres).

"Demi kebaikan semua, kenapa tidak Pemerintah menyatakan ketidakmampuan menangani semua. Lombok saja belum tuntas, maka nyatakan Palu, Donggala, Lombok sebagai bencana nasional, dan dunia internasional akan banyak membantu. Ini tentang kemanusiaan bukan citra politik jelang pilpres," demikian Dahnil. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya