Berita

Pembukaan POP Zona Ketiga/Net

Politik

Lewat POP, Fatayat Ajak Perempuan Hidup Sehat

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 03:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pekan Olahraga Perempuan (POP) zona ketiga, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Tangerang sudah resmi dimulai.

Event yang diikuti oleh 26 kontingen dengan 245 orang perserta tersebut digelar di Padepokan Voli Sentul, Bogor mulai 29 September sampai 1 Oktober. Sebelumnya, zona pertama dan kedua digelar di Jawa Timur dan Jawa Tengah-Yogyakarta.

Ada tiga cabor yang dipertandingkan, yaitu bulutangkis, voli, dan hadang. Sebagaimana dituturkan Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini, cabor hadang menjadi yang paling menarik perhatian.


Atas alasan itu, Anggia dalam sambutannya saat membuka acara itu meminta agar olahraga tradisional tersebut terus dilestarikan.

"Secara teknis permainan, hadang memiliki banyak nilai," kata Anggia dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/9).

Anggia berharap POP menjadi event tahunan agar lebih banyak lagi perempuan yang terjun ke bidang olahraga. Meski tidak bertujuan mencetak atlet, melalui POP perempuan bisa membiasakan diri untuk berolahraga dan menjadi pencetus pembudayaan olahraga di masyarakat.

“Fatayat mengajak para perempuan untuk mau bergerak sehat,” sambungnya.

Anggia menyebut bahwa kegiatan POP Fatayat NU zona ketiga ini dibuka dan diapresiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi. Sesuai pesan Menpora, POP diharapkan bisa menjadi pemicu agar olahraga bisa menjadi budaya dan gaya hidup bagi perempuan.

"Menpora meminta agar POP menjadi semangat bagi kita terutama kaum perempuan untuk semangat berolahraga dan melahirkan generasi penerus atlet Indonesia melalui ibu-ibu hebat di sini," jelasnya.

Olahraga, menurut dia, tidak hanya bicara soal prestasi dan piala atau medali. Olahraga lebih pada edukasi terhadap anak-anak terkait nilai sportivitas dan kerjasama.

"Jadi perlu dikedepankan nilai edukasinya juga," terangnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya