Berita

Film PKI/Net

Politik

Film G30S/PKI Baiknya Diputar Saat Penerimaan Anggota TNI AD

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 00:20 WIB | LAPORAN:

Pemutaran film Pengkhianatan Penumpasan G30S/PKI sebaiknya tidak sekadar acara rutin yang dilaksanakan setiap malam menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha menyarankan agar film tersebut turut rutin diputar saat rekrutmen anggota TNI AD baru.

“Jangan hanya seremonial. Itu tidak perlu. Kalau hanya untuk kepentingan TNI, cukup diputar ketika masuk di akademi militer, Tantama, Secapa, sampai calon anggota TNI. Kan bisa diputar disitu. Jadi, bagusnya ditonton di kalangan TNI, di sekolah-sekolah sebagai pelajaran sejarah. Itu lebih efektif daripada nonton bareng,” kata Tamliha kepada wartawan, Sabtu (29/9).


Kata Tamliha, yang jauh lebih penting saat ini adalah bagaimana generasi-generasi milenial mengerti bahwa PKI merupakan organisasi terlarang dan kehadirannya dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Namun, caranya bukan dengan nonton bareng film G30S/PKI. Dia tidak yakin, generasi muda sekarang tertarik nonton bareng film itu.

“Generasi milenial mungkin tidak tertarik lagi nonton bareng. Zaman sudah canggih, bisa dibuka juga di YouTube, sehingga setiap saat bisa nonton film itu,” katanya.

Menurut Tamliha, perlu ada sentuhan modernisasi untuk menyampaikan ke generasi muda untuk mengetahui cerita kelam penghianatan PKI.

“Penyampaian cerita kelam bisa melalui YouTube atau di medsos lain supaya orang lain bisa akses sehingga tahu cerita PKI itu. Kan enggak dilarangkan. Apalagi filmnya belum pernah berubah sejak zaman Orde Baru. Enaknya gunakan sarana media canggih lah misalnya YouTube,” ujarnya.

Mengenai polemik isi film tersebut yang dianggap masih kontroversi, Tamliha menganggap sebagai hal wajar. Kata dia, jika ada yang tidak setuju dengan  film yang dibuat sutradara beken Jajan C Noer ini, sebaiknya membuat versi lain.

"Kalau dianggap kontroversi, ya silakan buat versi sendiri. Semakin banyak semakin bagus," jawab dia enteng.

Anggota Komisi I DPR Evita Nursanti ikut bicara. Dia meminta nonton bareng film G30S/PKI tidak perlu diperdebatkan. Sebab, tahun lalu, Presiden Jokowi saja nonton bareng film tersebut bersama Gatot Nurmantyo yang waktu itu masih menjabat Panglima TNI.

“Menurut saya, soal menonton atau tidak, itu bukan hal yang perlu diperdebatkan. Yang mau nonton dipersilakan, yang tidak nonton juga tidak bisa dipaksa-paksa. Pak Jokowi saja tahun lalu ikut nobar. Jadi, tidak ada masalah,” katanya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya