Berita

Said Iqbal/RMOL

Politik

KSPI: Buruh Bisa Berunding Upah Di Era Soeharto, Tidak Di Bawah Jokowi

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 | 15:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kelompok buruh menyayangkan penerbitan PP 78/2015 tentang Pengupahan. Sebab aturan menghapus hak berunding upah oleh para serikat buruh.

“Akibat PP 78/2015, hak serikat buruh untuk berunding tidak ada,” ujar Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam diskusi bertajuk ‘Pembangunan untuk Kepentingan Rakyat Vs Pembangunan Neoliberal IMF dan Bank Dunia’ di komplek DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/9).

Menurutnya,  penghapusan itu merupakan buntut dari tekanan IMF dan Bank Dunia. Tekanan ini, sambungnya, akan membawa bahaya bagi kehidupan buruh dan ekonomi nasional.


Dia kemudian membandingkan dengan era Presiden Soeharto. Kata dia, di era Soeharto yang disebut sebagai era otoriter, hak berunding serikat buruh tidak dihapus.

Kala itu, sambung dia, Soeharto memang membuat Dewan Pengupahan, yang oleh buruh dianggap sebagai sikap otoriter. Akan tetap, hak berunding masih ada.

Berbeda dengan zaman Joko Widodo, buruh tidak diberi ruang untuk berunding tentang pengupahan.

“Walaupun dulu ada Dewan Pengupahan, itu saja yang kami anggap otoriter tapi hak berunding masih ada. Tapi sekarang dihapus,” bebernya. [ian]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya